KOMPAS.com - Lebih dari 300 gempa bumi mengguncang California Selatan, Amerika Serikat (AS), dalam 24 jam terakhir pada Minggu (10/5/2026), membuat layanan darurat meningkatkan koordinasi dan pemantauan di wilayah tersebut.
Data Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menunjukkan, aktivitas seismik itu berkisar dari gempa mikro hingga bermagnitudo 4,7.
Rangkaian gempa yang terjadi secara cepat ini membuat tim darurat bersiaga, sedangkan para ilmuwan menilai apakah guncangan tersebut merupakan aktivitas seismik rutin atau tanda awal dari peristiwa yang lebih besar.Baca juga: Jepang Turunkan Peringatan Tsunami, Revisi Kekuatan Gempa M 7,7
Belum ada laporan korban luka ataupun kerusakan akibat rangkaian gempa tersebut. Peringatan tsunami juga tidak dikeluarkan.
Sistem pemantauan real-time USGS mendeteksi gempa-gempa kecil di area terkonsentrasi di California Selatan selama dua hari. Mayoritas gempa tercatat berkekuatan kecil.









