WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Amerika Serikat (AS) pada Jumat (15/5/2026) membatalkan rencana pengerahan 4.000 tentara ke Polandia.
Washington kini sedang mengatur ulang penempatan pasukannya di Eropa, setelah mengumumkan penarikan ribuan personel dari Jerman.
Keputusan itu disampaikan para pejabat AS di tengah meningkatnya sorotan terhadap kebijakan militer pemerintahan Donald Trump terhadap sekutu-sekutu "Benua Biru".Baca juga: Tak Cuma Tarik Pasukan, AS Batal Tempatkan Tomahawk di Jerman, Imbas Ketegangan Kanselir Merz-Trump?
Dikutip dari AFP, Kepala Komando Eropa AS sudah menerima instruksi mengenai pengurangan pasukan.
Keterangan itu disampaikan Jenderal Christopher LaNeve, penjabat kepala staf Angkatan Darat AS, dalam sidang kongres saat ditanya mengenai pembatalan pengerahan pasukan.










