JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Prabowo Subianto menanggapi santai kekhawatiran sejumlah pihak terkait kondisi ekonomi nasional dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat.

Dalam pidato peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026), Prabowo menilai masyarakat kecil, terutama di desa, tidak terlalu terdampak langsung oleh gejolak kurs dollar.“Rakyat di desa enggak pakai dollar kok,” ujar Prabowo dikutip dari tayangan YouTube Setpres, Sabtu.

Mulanya, Prabowo memaparkan upaya pemerintah memperbaiki hubungan dengan sejumlah negara tetangga dan mitra internasional sebagai bagian dari pelaksanaan politik luar negeri Indonesia.

“Jadi saya perbaiki hubungan sama Singapura, perjanjian-perjanjian yang belasan tahun tidak diselesaikan kita selesaikan. Dengan Vietnam kita selesaikan. Sama Tiongkok kita perbaiki,” ujar Prabowo.

Baca juga: Prabowo Ungkap 9.000 Lebih Gedung Kopdes Sudah Siap: Ini Prestasi Bangsa Indonesia