TAIPEI, KOMPAS.com - Taiwan pada Sabtu (16/4/2026) menegaskan statusnya sebagai negara "merdeka".
Pernyataan ini muncul beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump memperingatkan Taiwan agar tidak mendeklarasikan kemerdekaan secara formal.Diketahui, Trump mengakhiri kunjungan kenegaraan ke Beijing pada Jumat (15/5/2026), dengan Presiden China Xi Jinping mendesaknya untuk tidak mendukung Taiwan.
Baca juga: Selesai Kunjungi China, Donald Trump Peringatkan Taiwan Jangan Merdeka
"Taiwan adalah negara demokrasi yang berdaulat dan merdeka, dan tidak tunduk kepada Republik Rakyat Tiongkok", kata Kementerian Luar Negeri Taiwan dalam sebuah pernyataan, dikutip dari AFP, Sabtu.
Kementerian tersebut juga menegaskan, penjualan senjata AS merupakan bagian dari komitmen keamanan Washington terhadap Taiwan, setelah Trump mengisyaratkan bahwa ia sedang mempertimbangkan masalah tersebut.











