Jakarta -
Mantan Wali Kota Arcadia, Los Angeles, California, Amerika Serikat (AS), Eileen Wang mengaku sebagai mata-mata pemerintah China. Sebelum pengakuan ini, Wang dikenal merupakan politisi partai Demokrat.Seperti dilansir The Hill dan Los Angeles Times, Wang merupakan putri dari sebuah keluarga imigran China yang tinggal di California. Ayahnya adalah seorang dokter yang bekerja di Universitas Southern California. Sementara ibunya adalah seorang ahli akupuntur. Wang pindah ke Arcadia pada awal tahun 2000-an.Ia pun bergabung ke Partai Demokrat. Sebagai politisi, Wang dikenal aktif sebagai tokoh yang peduli dengan pendidikan. Perempuan berusia 58 tahun ini pernah menjabat sebagai pimpinan di Asosiasi Orang Tua dan Guru untuk Sekolah Dasar Camino Grove. Dia juga pernah menjadi presiden Kamar Dagang Amerika Barat Daya AS.Wang kemudian terpilih menjadi anggota Dewan Kota Arcadia pada November 2022. Ia kemudian menjadi walikota melalui sistem kepemimpinan bergilir yang berlaku di kota tersebut, di mana seorang wali kota dipilih dari lima anggota dewan kota setempat. Dia sempat mencetak sejarah sebagai wanita China-Amerika pertama yang menjadi anggota Dewan Kota Arcadia.
Mundur dari Jabatan Karena Jadi Mata-mata ChinaNamun, Wang telah mengundurkan diri dari dewan kota pada Senin (11/5), dan melepaskan jabatannya sebagai Wali Kota Arcadia setelah didakwa oleh pemerintah federal AS seiring berjalannya kasus tersebut.Dia mengaku sebagai agen asing yang tidak terdaftar untuk China di wilayah AS. Hal itu tertuang dalam dokumen pengadilan yang diungkap ke publik pada Senin (11/5) waktu setempat.Dalam kasus yang menjeratnya, Wang dituduh oleh Biro Investigasi Federal (FBI) telah menggunakan situs web berita yang dia kelola untuk mempublikasikan konten pro-China di bawah arahan pejabat pemerintah Beijing antara tahun 2020 hingga tahun 2022.Salah satu konten itu merupakan esai yang menyangkal genosida dan kerja paksa di Xinjiang.Seorang pria yang diduga bekerja sama dengan Wang dalam skema propaganda pro-China itu, telah mengaku bersalah pada Oktober tahun lalu dan kini sedang menjalani hukuman empat tahun penjara."Berdasarkan pengakuannya sendiri, Eileen Wang secara diam-diam melayani kepentingan pemerintah China," kata Asisten Direktur pada Divisi Kontra Intelijen dan Spionase FBI, Roman Rozhavsky, dalam sebuah pernyataan."Biarkan hal ini menjadi peringatan yang jelas: individu-individu yang bertindak atas nama pemerintah asing untuk mempengaruhi demokrasi kita akan diidentifikasi, diselidiki, dan dibawa ke pengadilan," tegasnya.Wang dapat menghadapi hukuman maksimal 10 tahun penjara jika dinyatakan terbukti bersalah oleh pengadilan. Dia diperkirakan akan menyampaikan pengakuan resminya dalam persidangan yang digelar beberapa pekan ke depan.Tonton juga video "Kematian Hvaldimir, Paus Beluga yang Dijuluki Mata-mata Rusia"






