RIGA, KOMPAS.com - Perdana Menteri Latvia Evika Silina secara resmi mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya.

Keputusan ini diambil setelah pihak oposisi mengancam akan mengajukan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinannya.Melansir laporan lembaga penyiaran publik Latvia, LSM, pengunduran diri Silina ini sekaligus menandai runtuhnya pemerintahan koalisi Latvia.

Baca juga: Drone dari Wilayah Rusia Jatuh di Latvia, NATO Langsung Terbangkan Jet Temnpur

Ketegangan di internal pemerintahan Silina sebenarnya telah memuncak sejak Minggu (10/5/2026), sebagaimana dilansir Sweden Herald.

Gejolak ini bermula ketika Silina mendesak Menteri Pertahanan Andris Spruds untuk meletakkan jabatan.