KUALA LUMPUR, KOMPAS.com – Pemerintah Malaysia melayangkan protes keras kepada Norwegia setelah Oslo membatalkan izin ekspor sistem rudal angkatan laut, yang sebelumnya dipesan untuk kapal tempur Malaysia.
Kuala Lumpur bahkan mempertimbangkan langkah hukum dan menuntut kompensasi karena mengaku telah membayar hampir 95 persen nilai kontrak saat pengiriman rudal dibatalkan.Dilansir Reuters, Menteri Pertahanan Malaysia Mohamed Khaled Nordin mengatakan, pemerintah tengah menghitung nilai tuntutan yang akan diajukan kepada Norwegia atas pembatalan tersebut.
Baca juga: Disebut Diktator, Eks PM Malaysia Mahathir Mohamad Tak Peduli
“Kami sedang melakukan perhitungan sekarang—kami tidak hanya akan menuntut jumlah yang sudah kami bayarkan, tetapi juga kerugian akibat pelanggaran kontrak,” kata Mohamed Khaled pada Kamis (14/5/2026).
Sistem rudal Naval Strike Missile (NSM) itu diproduksi oleh divisi pertahanan perusahaan Norwegia Kongsberg.










